oleh

Cegah Malaria, Global Fund Bagi Kelambu untuk Warga Kaimana

KAIMANA, KT- Untuk mencegah penyakit malaria yang terjadi di Papua Barat, maka Global Fund saat ini sedang melaksanakan kegiatan pembagian kelambu massal untuk masyarakat. Sabtu (3/10), kelambu ini sudah didistribusikan di beberapa titik di Kabupaten Kaimana, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.

Riswanto Iha, coordinator dan penanggung jawab kegiatan ini menyebutkan bahwa, kegiatan ini merupakan donasi dari WHO untuk Indonesia dan Papua Barat khususnya.

“Kelambu ini nantinya akan kami salurkan melalui puskesmas-puskesmas dan dibagi secara massal kepada masyarakat. Tidak seperti tahun-tahun yang lalu,” ujarnya.

Dijelaskannya bahwa satu titik akan mendapatkan kelambu sebanyak 200 lembar.

“Pembagian kelambu ini untuk ruang lingkup Kaimana. semua puskesmas akan mendapatkan kelambu ini, sesuai dengan titik yang sudah ditentukan. Untuk wilayah Kelurahan Kaimana kota, akan disebarkan sebanyak 28 titik. Tidak hanya di kota, tetapi juga akan dibagikan untuk seluruh kampung yang ada di Kabupataen Kaimana,” ungkapnya.

Dari data yang kami dapatkan, untuk Kelurahan Kaimana Kota akan disebarkan di 28 titik, Kelurahan Krooy sebanyak 15 titik, Kampung Trikora sebanyak 6 titik, Kampung Coa sebanyak 4 titik. Sementara untuk masing-masing kampung lainnya sebanyak 1 titik.

“Kami sangat berharap bahwa dengan kegiatan ini, bisa mengurangi penderita malaria di Kabupaten Kaimana. Untuk Kaimana kota khususnya, memang sudah menunjukkan angka penurunan bagi penderita malaria,” tuturnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tetap menggunakan kelambu setiap saat.

“Kami juga berharap agar masyarakat harus menggunakan kelambu yang sudah kami bagikan ini. Mengingat, nyamuk malaria ini dapat menyerang siapa saja, dan dimanapun. Yang pasti bahwa kami juga akan melakukan evaluasi setelah satu minggu kelambu ini kami bagikan. Apakah kelambu sudah digunakan atau belum. Begitu pula bulan-bulan berikutnya. Kalau masyarakat sudah sadar dan paham betul tentang malaria, maka saya pikir tidak terlalu sulit. Sehingga kita bersama-sama bisa menurunkan angka penderita penyakit malaria di Kabupaten Kaimana,” ujarnya. (PAW-R2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru